Penulis : Zulfa Rahmawati
Judul : Putri Mimosa dan Hutan Misterius
Ukuran : 24 x 24 cm
Halaman : 34 hlm
Tahun : 2025
Sinopsis : Putri Mimosa dan Hutan Misterius
Putri Mimosa adalah seorang putri yang tinggal di Kerajaan Palantara bersama ayahnya, Raja Fabacius. Rakyat menjulukinya sebagai Puti Malu karena putri selalu menunduk malu ketika bertemu dengan rakyat.
Suatu hari Raja Fabacius terkena duri beracun saat menyelamatkan kudanya. Luka beliau tak kunjung sembuh meski tabib istana telah mencoba berbagai ramuan obat, dan raja semakin lemah.
Saat Putri Mimosa selalu berdoa untuk kesembuhan ayahnya, kemudian ia bermimpi
bertemu mendiang ibunya, Ratu Elora. Ibunya memberitahukan bahwa obatnya adalah daun dari “tumbuhan yang bisa mengatup ketika disentuh”. Tumbuhan ini hanya ada di Hutan Misterius dan harus diambil sebelum matahari terbenam.
Meskipun ada sedikit rasa takut dan malu jika keluar istana, Putri Mimosa bertekad menyelamatkan ayahnya. Dia berhasil mengalahkan rintangan pertamanya yaitu sifat malunya sendiri. Dia harus memberanikan diri untuk bertanya kepada penduduk desa di mana letak Hutan Misterius.
Rintangan selanjutnya di dalam hutan, ia bertemu Sungai Menangis.. Roh sungai mengujinya dengan keraguan dan rasa sepi. Alih-alih takut, Mimosa menunjukkan empati dan menghibur sungai itu dengan nyanyian yang menenangkan, sehingga sungai itu berkenan membukakan jalan.
Rintangan terakhir adalah Gerbang Berduri. Di sana, ia menolong burung Pipitara yang terluka dan tersangkut di duri. Tindakan tulus ini membuat gerbang duri itu terbuka dengan sendirinya.
Penyelamatan Raja Putri Mimosa akhirnya menemukan tanaman yang dimaksud (tanaman putri malu). Ia segera kembali ke istana dan meracik daun itu untuk mengobati ayahnya. Raja Fabacius pun sembuh.
Pada akhirnya, Raja Fabacius sangat bangga pada putrinya, yang kini dikenal rakyat sebagai Putri Malu yang Berani.
Copyrights – madanikreatif.co.id 2022
Terimakasih Sudah Berkunjung Kembali Ke Atas