Penulis : SSpS Flores Barat 2001 — 2026
Judul : JEJAK CAHAYA ROH KUDUS
25 Tahun Menjaga Api Perutusan dan Kesetiaan Profetis
Ukuran : 14 x 20  cm
Halaman : 116 hlm
Tahun : 2026
Sinopsis : Judul Jejak Cahaya Roh Kudus: 25 Tahun Menjaga Api Perutusan dan Kesetiaan Profetis SSpS Flores Barat dipilih sebagai ungkapan simbolik yang merangkum keseluruhan dinamika perjalanan provinsi ini. Ungkapan Jejak Cahaya Roh Kudus memberi penegasan akan asal ilahi dari seluruh perjalanan tersebut. Kata jejak tidak dimaknai sekadar sebagai hasil usaha manusia, melainkan sebagai tanda kehadiran Allah yang telah lebih dahulu bekerja dalam sejarah, meninggalkan bekas yang dapat dikenali dalam pengalaman iman komunitas. Sementara itu, kata cahaya tidak hanya menunjuk pada api yang dijaga, tetapi pada terang yang menuntun, mengarahkan, dan secara perlahan mengungkap makna terdalam dari setiap peristiwa yang dialami. Dengan demikian, karakter ungkapan ini bersifat reflektif-teologis, menggeser pusat perhatian dari usaha manusia menuju karya Roh Kudus yang berkarya secara diam-diam namun nyata dalam perjalanan waktu. Dalam terang pemahaman ini, dua puluh lima tahun perjalanan tidak hanya dipandang sebagai rentang waktu kronologis, tetapi sebagai suatu epifani—sebuah penyingkapan bertahap akan karya Allah dalam sejarah perutusan.

Dalam perspektif tersebut, ungkapan Menjaga Api Perutusan dan Kesetiaan Profetis memperoleh makna yang lebih mendalam. Menjaga tidak lagi dipahami semata-mata sebagai usaha manusiawi untuk mempertahankan warisan masa lalu, melainkan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam karya Roh Kudus yang telah lebih dahulu menyalakan api panggilan dan perutusan itu. Api yang dijaga menjadi simbol iman, semangat misioner, dan kesetiaan profetis yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam kesadaran iman ini, perjalanan provinsi dapat dipahami sebagai suatu ziarah bersama dalam terang Roh Kudus—sebuah keyakinan bahwa kami berjalan dalam terang yang telah lebih dahulu menyalakan api itu, sehingga setiap langkah perutusan tidak hanya merupakan usaha manusia, tetapi juga tanggapan setia terhadap terang ilahi yang menuntun perjalanan sejarah.

Sebagai bagian dari upaya memperdalam makna perjalanan tersebut, pada bagian akhir setiap bab disertakan refleksi singkat yang bertujuan membantu pembaca melihat peristiwa-peristiwa historis tidak hanya sebagai fakta masa lalu, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan perspektif rohani yang lebih utuh. Refleksi-refleksi ini diharapkan mengantar pembaca untuk mengolah pengalaman sejarah dalam terang iman, serta mendorong realisasi konkret dalam kehidupan dan perutusan masa kini maupun masa depan.

Copyrights – madanikreatif.co.id 2022

Dapatkan Update info Harga Cetak Terbaru ?

Terimakasih Sudah Berkunjung Kembali Ke Atas